JUSUF KALLA ITU MANUSIA LUAR BIASA, APAKAH DIJAGAIN MALAIKAT ATAU WALI

on Thursday, April 3

Pertama kali saya berjabat salam dengan bapak Jusuf Kalla, mantan Wakil Persiden Indonesia sesi 2004-2009 iaitu pada tahun 2007 ketika Jusuf Kalla menerima gelar Doktor Honoris Caucas dari Universiti Malaya. Saya datang bukan sebagai wakil pejabat pemerintah, saya datang sebagai rakyat biasa-biasa, mahu mendengar ucapan bapak Jusuf Kalla, karena sudah lama saya mahu mendengar pidatonya.

Kemudiannya saya berpeluang berbicara agak panjang dengan bapak Jusuf Kalla. Ternyata bapak Jusuf Kalla seorang pendengar yang baik, pemberi pendapat yang ikhlas, dan yang paling terpenting ialah bapak Jusuf Kall bisa membedakan di antara kepentingan peribadi dengan kepentingan negara (national interest).

Di halaman rumah peribadinya saya kira, di Jakarta Selatan, kebetulan tidak begitu jauh daripada rumah keluarga saya di Prapanca. Kelihatan warga apa sahaja, berjalan kaki, bersepeda, warung biasa-biasa gitu, semuanya lancar berusaha tanpa adanya halangan mahu pun ketakutan. Ini suatu kondisi yang luar biasa, karena biasanya orang-orang besar agak susah didekati rumahnya apatah lagi orangnya. Tapi tidak kepada bapak Jusuf Kalla.

Apakah Jusuf Kalla Dijagain Malaikat Atau Wali Allah SWT?
Dua para di atas itu hanyalah pembuka bicara saya sahaja. Yang ingin saya bicara sebenarnya suatu rahsia, sesuatu yang sangat luar biasa yang saya tidak pernah tulis di mana-mana.

Pada masa itu, saya tidak ingat tanggalnya, tetapi ianya berlaku pada bulan Juni, 2013. Saya pun tidak tahu bagaimana harus saya mulakan di sini.

Ianya begini, pada hari Sabtu, berlaku suatu peristiwa yang luar biasa, sangat-sangat luar biasa di dalam rumah saya begitu. Apakah peristiwa itu, saya tidak mahu ceritakan di sini, kecuali jika ianya perlu. Sudah tentu bahan buktinya peristiwa itu saya simpan.

Saya berbincang dengan keluarga saya apakah sebenarnya di sebalik peristiwa itu? Saya terfikir semula, rupa-rupanya sehari dua yang lalu saya ada menyinggung perasaan bapak Jusuf Kalla, sudah pasti juga keluarganya rasa tersinggung. Namun begitulah, sebagaimana saya sebutkan di atas tadi, bapak Jusuf Kalla jika sesuatu perkara itu lebih baik kepada kepentingan negara, lebih baik kepada majoritas rakyat apatah lagi ummah, saya melihat bapak Jusuf Kalla  bisa saja dengan tuntas melupakan kepentingan dirinya sendiri.

Maksud saya, apakah bapak Jusuf Kalla itu dijaga oleh malaikat? atau dijaga oleh wali-wali? Karena mana mungkin suatu peristiwa yang luar biasa boleh terjadi begitu-begitu sahaja. Pasti ada yang keluarbiasaan. Pasti bapak Jusuf Kalla seorang kurniaan Tuhan untuk bangsanya.

Sehingga di saat ini, saya masih tertanya-tanya, bapak Jusuf Kalla itu luarbiasa sekali firasat dirinya, bapak Jusuf Kalla itu luarbiasa sekali kesinggungannya, luarbiasa sekali marahnya, luar biasa sekali jika sakit hatinya, luar biasa sekali jika tersinggung hatinya. 

Karena semuanya itu bisa sampai kepada kita walaupun kita nun jauh beribu-ribu batu di antara Jakarta dengan Kuala Lumpur. Kita bisa diperlihatkan keluarbiasaan itu di depan mata. Maha Besar Allah SWT yang menunjukkan tanda-tanda itu.

PILPRES INDONESIA 2014
Selanjutnya, apabila sudah tiba masanya Pilpres Indonesia bulan April ini, saya memberanikan diri saya untuk mendedahkan kisah ini. Sebelumnya, sudah tentu warga Indonesia lebih bijak dan lebih tahu siapa calon Presiden dan calon Wakil Presiden yang sesuai untuk negara besar Indonesia.

Saya hanya menyatakan, seandainya bapak Jusuf Kalla itu terbukti seorang yang luar biasa, bukan luar biasa daripada pandangan mata kasar sahaja, terpilih sebagai calon wakil Presiden Indonesia, mengapa tidak sokong saja bapak Jusuf Kalla. Rakyat Indonesia harus mengambil peluang di atas keluarbiasaan bapak Jusuf Kalla ini untuk membantu Presiden Indonesia mengemudi negara besar ini. Karena negara besar seperti Indonesia ini harus diketuai oleh seseorang yang berjiwa besar, merakyat sifatnya apatah lagi kalau dia memiliki tanda-tanda yang sangat luar biasa!

Sampai usai ini, saya belum ada jawapan apakah bapak Jusuf Kalla dijagain oleh Malaikat atau wali-wali Allah? Saya pun tidak pernah menceritakan hal ini kepada sesiapapun, juga kepada bapak Jusuf Kalla sendiri tidak tahu akan hal ini. Karena saya sendiri tidak berkesempatan ketemu dengannya. Hanyasanya, saya terfikir, sudah sampai masanya saya mendedahkan hal ini sesuai dengan Pilpres Indonesia yang berlangsung sekarang.

Terserah kepada rakyat Indonesia mahu pilih siapa, karena sudah pasti mereka lebih mengetahuinya. Saya hanya membuka minda, agar supaya rakyat Indonesia bisa memikirkannya.

Salam sore.










1 Komen:

Anonymous said...

Salam selamat saudara, ini satu khabar yang ok kepada Indonesia.

Post a Comment

Blog Archive

Dilema Melayu Sabah

Buku Penulis

Buku Tun Mahathir

Bakal Diterbitkan