TAHNIAH DARI MALAYSIA KEPADA JUSUF KALLA, NAIB PRESIDEN INDONESIA

on Wednesday, July 23

PERTEMUAN SAYA DENGAN BAPAK JUSUF KALLA TAHUN LALU (2013)
Di Indonesia, badan rasmi penyelenggara pemilu Pilpres Republik Rakyat Indonesia, iaitu General Elections Commission (KPU) menetapkan pasangan Joko Widodo lebih popular dipanggil Jokowi dan Jusuf Kalla ditabal sebagai pemenang Pilpres 2014 dengan perolehan suara 70.997.833 (tidak termasuk undi dari luar negara).
Pasangan Capres Joko Widodo "Jokowi" dan Jusuf Kalla mengungguli perolehan suara Pemilu Presiden 2014 dengan perolehan 70,6 juta suara atau 53,15% dari total 132.896.420 suara. Jokowi unggul di 23 provinsi, manakala Prabowo unggul di 10 provinsi dengan perolehan 62,2 juta suara atau 46,85%.
Dengan demikian, Jokowi dan Jusuf Kalla diisytihar sebagai pemenang Pilpres dan akan ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2014-2019. 
Saya bagi pihak Editorial Merdeka-Online.com mengucapkan setinggi-tinggi ucapan Tahniah kepada Jokowi dan Jusuf Kalla di atas kejayaan tersebut. Saya yakin pengalaman Jusuf Kalla yang pernah menjawat Naib Presiden RI periode sebelumnya bisa menjadi keuntungan yang besar kepada rakyat dan negara besar Indonesia.
Saya juga yakin Jusuf Kalla yang masih mengetuai Kepala Umum Majlis Masjid Indonesia dan Pertubuhan Palang Merah Indonesia bisa merapatkan golongan agamawan dengan Presiden Indonesia yang baru. Makanya tidak timbul lagi keraguan kepada rakyat Indonesia isu-isu dalam pilpres kononnya Jokowi kurang mendapat golongan partai-partai Islam. Ianya pasti akan kembali bersatu karena hubungan Jusuf Kalla kepada partai-partai Islam dan pertubuhan-pertubuhan Islam di Indonesia adalah baik sekali.
Di samping itu, saya juga optimis hubungan persaudaraan negara Malaysia dengan Indonesia akan lebih baik lagi karena kita sedia maklum Jusuf Kalla mempunyai ramai penyokong dan peminat di Malaysia, apatahlah lagi Jusuf Kalla mempunyai hubungan yang sangat baik dengan Perdana Menteri Malaysia, Dato' Sri Najib Tun Razak. 
Kepada rakyat Indonesia, bersatulah sebagaimana moto hebat anda iaitu "Indonesia Satu". Kalau di Malaysia, kami ada "1 Malaysia".
Sumber : Kompasiana/KPU


1 Komen:

Post a Comment

Blog Archive

Dilema Melayu Sabah

Buku Penulis

Buku Tun Mahathir

Bakal Diterbitkan